Info Sekolah
Kamis, 02 Apr 2026
  • Teladan dalam Akhlak, Unggul dalam Prestasi | SMA Negeri 77 Jakarta: Sekolah Penggerak, Sekolah Ramah Anak | Jalan Cempaka Putih Tengah XVII, Jakarta Pusat, DKI Jakarta
  • Teladan dalam Akhlak, Unggul dalam Prestasi | SMA Negeri 77 Jakarta: Sekolah Penggerak, Sekolah Ramah Anak | Jalan Cempaka Putih Tengah XVII, Jakarta Pusat, DKI Jakarta
1 Agustus 2024

Antusiasme Peserta Didik SMAN 77 Jakarta dalam Praktikum Uji Difusi dan Osmosis Bersama Bapak Haris Mukti

Kam, 1 Agustus 2024 Dibaca 257x Uncategorized

Difusi dan osmosis adalah proses penting dalam biologi yang berperan dalam pergerakan molekul melintasi membran sel. Bapak Haris Mukti, guru biologi di SMAN 77 Jakarta, mengajarkan materi ini melalui praktikum inovatif kepada siswa kelas XI F. Praktikum ini dirancang untuk membuktikan peristiwa difusi menggunakan media teh dan osmosis menggunakan kentang, sehingga siswa dapat memahami konsep ini secara langsung.

Praktikum ini bertujuan untuk:

  1. Membuktikan peristiwa difusi melalui media teh.
  2. Mengamati peristiwa osmosis menggunakan media kentang.
  3. Memberikan pengalaman praktis kepada siswa untuk memahami konsep difusi dan osmosis.

Tahapan Praktikum

Menyiapkan Alat dan Bahan

Sebelum memulai praktikum, alat dan bahan yang diperlukan dipersiapkan, yaitu:

  • 3 gelas berisi air dengan suhu berbeda (dingin, suhu kamar, panas)
  • Kantong teh
  • Kentang yang telah dipotong menjadi kubus
  • Neraca Ohauss
  • Aquades
  • Larutan garam
  • Termometer
  • Timer

Mengukur Parameter

  1. Uji Difusi:
    • Mengukur suhu tiga jenis air (dingin, suhu kamar, panas) menggunakan termometer.
  2. Uji Osmosis:
    • Menimbang kubus kentang menggunakan neraca Ohauss untuk mengetahui berat awalnya.

Pelaksanaan Praktikum

  1. Uji Difusi:
    • Kantong teh dicelupkan ke dalam tiga gelas yang berisi air dengan suhu berbeda.
    • Siswa mengamati perubahan warna air selama 10 menit dan mencatat hasil pengamatan.
  2. Uji Osmosis:
    • Kubus kentang direndam dalam aquades dan larutan garam selama 20 menit.
    • Setelah perendaman, kubus kentang diukur kembali untuk melihat perubahan tekstur dan beratnya.

Hasil

Hasil pengamatan menunjukkan:

  1. Difusi: Warna air berubah lebih cepat pada air panas dibandingkan dengan air suhu kamar dan dingin. Ini menunjukkan bahwa suhu mempengaruhi kecepatan difusi.
  2. Osmosis: Kubus kentang yang direndam dalam aquades cenderung mengalami peningkatan berat dan tekstur menjadi lebih lembut. Sedangkan kubus kentang yang direndam dalam larutan garam mengalami penurunan berat dan teksturnya menjadi lebih keras.

Kesimpulan

Praktikum ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep difusi dan osmosis kepada siswa kelas XI F. Dengan membuktikan peristiwa tersebut melalui media teh dan kentang, siswa dapat melihat dan merasakan secara langsung bagaimana difusi dan osmosis terjadi. Metode pembelajaran inovatif yang diterapkan oleh Bapak Haris Mukti ini tidak hanya memperkuat pemahaman teoretis siswa tetapi juga meningkatkan keterampilan mereka dalam melakukan pengamatan dan analisis ilmiah.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar