Info Sekolah
Minggu, 17 Mei 2026
  • Teladan dalam Akhlak, Unggul dalam Prestasi | SMA Negeri 77 Jakarta: Sekolah Penggerak, Sekolah Ramah Anak | Jalan Cempaka Putih Tengah XVII, Jakarta Pusat, DKI Jakarta
  • Teladan dalam Akhlak, Unggul dalam Prestasi | SMA Negeri 77 Jakarta: Sekolah Penggerak, Sekolah Ramah Anak | Jalan Cempaka Putih Tengah XVII, Jakarta Pusat, DKI Jakarta
15 Agustus 2024

Inovasi Pembelajaran Kewirausahaan di SMAN 77 Jakarta: Batik Ecoprinting dari Alam Sekitar

Kam, 15 Agustus 2024 Dibaca 258x Uncategorized

SMAN 77 Jakarta terus berinovasi dalam pembelajaran Kewirausahaan, kali ini melalui proyek pembuatan batik Ecoprinting. Dipimpin oleh Pak Marudut Sihite, guru Kewirausahaan, siswa-siswi kelas XI diajak untuk memanfaatkan kekayaan alam di sekitar sekolah sebagai bahan utama dalam pembuatan batik Ecoprint yang unik dan ramah lingkungan.

Metode Ecoprinting yang diterapkan di SMAN 77 melibatkan penggunaan bunga-bunga dan dedaunan yang mudah ditemukan di lingkungan sekolah. Dengan teknik ini, peserta didik belajar menciptakan motif batik yang tidak hanya estetis tetapi juga bernilai ekonomi.

Tahapan pembuatan batik Ecoprint dimulai dengan membentangkan kain di atas meja kerja. Daun-daunan yang dipilih kemudian ditempelkan pada kain sesuai dengan pola yang diinginkan. Setelah itu, daun-daunan tersebut dipukul dengan palu agar warna alami dari daun meresap dan menempel pada kain. Daun-daun tersebut diangkat secara perlahan untuk memastikan motif terbentuk dengan sempurna.

Selanjutnya, kain dijemur hingga kering. Untuk memperkuat hasil cetakan dan membuat warna lebih tahan lama, kain kemudian direndam dalam air yang dicampur dengan tawas. Setelah proses perendaman, kain dijemur kembali hingga kering, dan batik Ecoprint siap digunakan.

Antusiasme peserta didik terlihat jelas selama proses ini. Mereka berhasil menghasilkan berbagai kerajinan menarik mulai dari totebag, kaos, hingga taplak meja dengan motif-motif yang indah. Tidak hanya berhenti pada proses pembuatan, para siswa juga diberikan wawasan kewirausahaan, termasuk cara menentukan harga jual yang terjangkau dan strategi pemasaran produk.

Dengan hasil karya ini, peserta didik siap untuk memasarkan produk mereka ke masyarakat. Proyek ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis dan kreatif, tetapi juga membekali mereka dengan pemahaman bisnis yang dapat menjadi dasar dalam memulai usaha di masa depan.

Inovasi pembelajaran ini mendapat sambutan positif dari seluruh warga SMAN 77 Jakarta. Melalui kegiatan ini, Pak Marudut Sihite berhasil menciptakan pembelajaran yang komprehensif, mengintegrasikan aspek lingkungan, seni, dan kewirausahaan dalam satu proyek yang melibatkan langsung peserta didik dalam setiap tahapannya.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar