Matematika sering kali menjadi momok bagi banyak peserta didik, namun di SMAN 77 Jakarta, Ibu Wibi Wulandari berhasil menghadirkan suasana baru dalam pembelajaran matematika melalui inovasi ice breaking yang dinamakan “Dance Matematika.” Inovasi ini tidak hanya menyegarkan suasana kelas, tetapi juga membuat peserta didik kembali semangat dan senang dalam mempelajari matematika.
Dance Matematika adalah sebuah aktivitas ice breaking yang mengajak peserta didik untuk bergerak mengikuti gerakan yang melambangkan operasi matematika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian. Setiap gerakan memiliki simbol yang jelas, sehingga peserta didik dapat dengan mudah mengikutinya sambil memahami konsep matematika yang diajarkan.
Ibu Wibi Wulandari biasanya mengawali sesi Dance Matematika sebelum memulai materi baru atau saat peserta didik terlihat mulai lelah dan kurang fokus. Aktivitas ini hanya memerlukan waktu beberapa menit, namun dampaknya sangat signifikan dalam meningkatkan suasana belajar di kelas.
Peserta didik tampak antusias mengikuti setiap gerakan dan sering kali tertawa bersama saat melakukan Dance Matematika. Kehadiran inovasi ini tidak hanya membuat pembelajaran matematika menjadi lebih menyenangkan tetapi juga meningkatkan interaksi positif antara guru dan peserta didik.
Beberapa peserta didik SMAN 77 Jakarta memberikan tanggapan positif mengenai Dance Matematika. Mereka mengaku merasa lebih bersemangat dan tidak lagi merasa terbebani dengan pelajaran matematika. “Dance Matematika bikin kita lebih semangat, jadi belajar matematika nggak tegang lagi,” ujar salah satu peserta didik.Dengan inovasi seperti Dance Matematika, Ibu Wibi Wulandari berhasil membuktikan bahwa pembelajaran matematika dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan dinantikan oleh peserta didik. Metode ini juga menunjukkan bahwa kreativitas dalam mengajar sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan efektif.
Tinggalkan Komentar